Lilypie 6th to 18th PicLilypie 6th to 18th Ticker
Lilypie 6th to 18th PicLilypie 6th to 18th Ticker

Saturday, December 15, 2007

Oh Indonesia.....

Dulu sering baca webnya ibu2 WNI yang tinggal di Singapore, betapa Singaporean sering merendahkan kita ibu2 Indonesia yang tinggal disini. Dianggap TKW lach........ dsb.

Seiring waktu 2.5tahun saya tinggal disini, akhirnya sayapun menyadari bahwa beberapa kali saya juga mengalami hal yang sama....

  1. di tukang jait neighbourhood, waktu mau mendekin gorden IKEA. Because it costs me quite expensive, so I want to call my husband first. When she saw me calling somebody ask for opinion about the fee, then she asked me the question like this : " Do you want to ask your madam first ???? " What?? and I replied to her " I am calling my husband!". She was speechless after that.
  2. waktu ada ibu2 (Melayu) jualan parfum ke rumah. Karena saya menolak membeli, dan mungkin karena dia mendengar logat melayu saya yang 'aneh' (shg dia tau saya orang Indonesia), maka saat dia melihat Raihan dia langsung bilang gini : " Saya nak cakap dengan maknya tu anak saja " So.. who do you think I am???? his maid????
  3. waktu lagi bayar di kasir NTUC. Waktu ngeliat Hanif & Raihan dan tau kalo aku orang Indonesia, dia nanya dengan nada tidak percaya...... "Are they your sons???"
  4. waktu lagi nanya harga baju di bazaar kaki lima deket rumah. Ada blouse bagus banget... pas aku nanya harganya, auntie yang jualan menjawab dengan nada kesal aka mencemoohkan aka merendahkan seperti ini :" That one is expensive ! That is SILK !!!" and she did not tell me at all how much the price was... and served another person directly instead. So what??? What's wrong if me, an Indonesian woman, asking for the price of an expensive & silk blouse??? Then I took a look into the price tag, I found the price is $54 (yeaach, it IS expensive...), and I told her...." Oh... it is only $54......." then I put back the blouse.. Even though she knew I didn't have such money to buy, it is not polite to serve your customer like that, right? no matter what race they are..... do not justice people from their outside appearance....

Kenapa hal ini bisa terjadi? Serendah itukah wanita Indonesia di pandangan mereka? Karena dirumah mereka biasa mempekerjakan wanita Indonesia sebagai Domestic Helper mereka...??? sehingga mereka menyamaratakan semua wanita Indonesia disini.....???

Thursday, December 13, 2007

Maen ke rumah Arthur & Timmy



Rabu, 12 Dec kita jalan2 maen ke rumah Tante Ida di Yishun st 61, setelah seminggu lalu batal gara2 Hanif sakit. Hari inipun hampir batal gara2 ujan yang ga berenti2 ngeguyur Singapore. Setelah menempuh perjalanan sekitar 1 jam dengan BMW (Bus, MRT, Walk....) kita sampe disana. Anak2 langsung sibuk dan asik maen (diselang seling dengan ada yang ngambek juga.. namanya juga anak2...)..
Ga terasa udah jam 4 lewat.. sudah sekitar 4jam kita maen disana... waktunya untuk pulang supaya sebelum Maghrib udah bisa sampe rumah.....

Risoles


2nd try.. and the shape is getting better than the 1st one....

Tuesday, December 11, 2007

Eva come to Singapore!



Jumat malem tgl 7 Desember Eva, temen SMAku waktu di Tarki dulu transit di Singapore 2 hari, dalam rangka mudiknya dia dari Savannah, Amrik. Kali ini dia nginep di rumah kita... seru dech.. ngerumpi malem2 sambil makan Risoles (berhubung Eva ini punya insomnia jadi kita ngobrol sampe jam 1 pagi...) trs jalan2 ke Courts Tampines, makan di Ayam Penyet, jalan2 ke Paragon.. (terus kita pisah... karena Eva ada janji ma temennya yang orang Singapore (who?). Malamnya kita ngerumpi lagi sambil Eva packing...
Akhirnya Minggu siang Eva harus balik ke Jakarta, setelah sebelumnya sempet nyicipin Tekwan buatanku..
OK, see u in Jakarta... hope we can gather together in a 'reunion' on December 22.

Monday, December 3, 2007

Hanif Raihan & The Golden Compass








Lagi nunggu papah gym di Bugis Junction, ternyata ada promonya film The Golden Compass disitu. Anak2 langsung ribut minta bergaya di situ....

Friday, November 30, 2007

Our new bunk bed.....




Three days ago my friend Lily (Raihan's classmate & our neighbours also) asked me whether I want to take over her children's bunkbed. I was surprised. I know the bed is still in quite good condition, it almost never been used by her children. According to her, the main reason was they ran out of space and children also didn't want to sleep there. So, we decided to take the bed....

Last night papah built the bed... and here it is... Our new (although not a brand new one...) Bunk Bed..... We can display our toys there.... and also there are 3 colourful drawers as stairs... we can 'hide' our toys there also.....
Thank you tante Lily.. thank you NurDiana & Kharissa.